Blog yang menyajikan artikel tentang pola hidup sehat,yang bisa anda ikuti dan praktekkan

Etika menjenguk orang sakit dalam Islam


Etika menjenguk orang sakit dalam Islam
Pertama etika untuk orang yang menjenguk sakit islam:
1. Sebaiknya tidak lama dalam berkunjung, mencari waktu yang sangat tepat untuk berkunjung dan hendaknya tidak menyusahkan orang yang dikunjungi, bahkan berupaya untuk membahagiakannya.

2. Adab Menjenguk orang sakit selanjutnya adalah Sebaiknya mendekat kepada si sakit, menanyakan keadaannya dan penyakit yang dirasakan, seperti mengatakan: “Bagaimana yang kamu rasakan keadaanmu?”. Sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah SAW, sebaiknya gunakan bahasa daerah masing-masing dengan bahasa yang halus dan sopan (intinya menanyakan keadaan).

3. Mendo`akan agar cepat sembuh, dibelaskasihi oleh Allah, diselamatkan-Nya dan disehatkan-Nya. Ibnu Abbas RA meriwayatkan Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam (SAW) jika beliau menjenguk orang sedang sakit, dia mengucapkan/mengatakan: “Tidak apa-apa. Sehat (bersih/ sembuh) insya Allah”. (H. Rowhu. Al-Bukhari).

4. Mengusap orang sakit dengan tangan kanannya sambil membaca doa menjenguk orang sakit: “Hilangkanlah penyakit (kesengsaraannya) wahai Tuhan bagi umat manusia, sembuhkanlah karna  Engkau Maha Penyembuh, tiada (tidak ada) kesembuhan kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit (tidak ada efeksamping)”

5. Mengingatkan orang sakit agar selalu bersabar terhadap taqdir Allah serta jangan mengatakan “tidak akan sembuh” dan sebaiknya tidak mengharapkan kematian sekalipun penyakitnya sudah sangat kronis.

6. Mentalkinkan kalimat Syahadat jika ajalnya akan segera tiba lalu memejamkan kedua matanya seta mendo`akannya. Rasulullah telah bersabda / Berkata: “Talkinlah orang yang akan meninggal di antara kamu (engkau) “La ilaha illallah”. (HR. Muslim).
Kedua adab untuk orang yang sedang sakit:
1. Sebaiknya segera bertobat atas segala dosa yang pernah dilakukan dan bersungguh-sungguh dalam beramal shalih.

2. Selalu Berbaik sangka terhadap Allah atas apa yang telah diberikan-Nya kepada kita.

3. Sebaiknya cepat meminta kehalalan/keridhoan atas apa yang telah dilakukan, segera menunaikan segala kewajibah, janji dan hutang. Dan menyampaikan amanat kepada orang yang berhak menerimanya.

4. Memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an serta beristighfar kepada Allah.

5. Mengharap pahala dari Allah atas musibah atau penyakit yang sedang dideritanya, karena dengan demikian dia pasti akan diberi pahala oleh pencipta. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam (SAW) bersabda: “Apa saja (Apa pun) yang menimpa orang mu’min baik berupa kesedihan, kesusahan, keletihan serta penyakit, hingga duri yang menusuk-nya, melainkan Allah meninggikan satu derajat baginya serta mengampuni kesalahannya”.

6. Selalu berserah diri serta bertawakkal pada Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) dan berkeyakinan bahwa kesembuhan itu semua datang dari Allah, dengan tidak melupakan dan meninggalkan usaha- usaha syar`i untuk kesembuhan.

Semoga tulisan PolaHidup.Com Kali ini membuta umat ini menjadi satu dan terjalinnya hubungan silaturahmi diantara umat. Kunjui siapa pun orang yang sedang sakit baik itu orang muslim atau non muslim.




0 komentar:

Posting Komentar

Etika menjenguk orang sakit dalam Islam