Senin, 04 Desember 2017

Seperti ini 9 Tipe Pria Idaman Wanita,Laki-laki harus tau

9 Tipe Pria Idaman Wanita
Terimakasih untuk kunjungannya ke web PolaHidup.Com, pada kesempatann ini Blog ini menulis tips dan cara untuk mengetahui kriteria pria idaman wanita agar setiap laki-laki bisa mempersiapkan diri menjadi pria idaman. 10 sifat membuat seorang pria menjadi menarik di hadapan wanita antara lain:

1. Kecerdasan merupakan salah satu tanda
lelaki idaman wanita
Saat ada pria cerdas serta tidak sombong, kita semua akan melihat dia sebagai seorang yang charming meski penampilannya tidak mengikut tren masa kini sekalipun? Karna kecerdasan memiliki daya tarik sendiri untuk merangkul wanita idaman pria dan disukai banyak orang.

2. Suka Tantangan
seperti the changcuters pria idaman wanita
Wanita suka akan tantangan, karna tidak semua perempuan suka dikejar-kejar atu selalu didekati. Terkadang perempuan akan tertarik kepada pria yang jual mahal. sama halnya seperti pria yang suka pada wanita yang sedikit jual mahal? Dengan sedikit bersikap seperti ini merupakan cara menjadi pria idaman wanita, maka perhatikan siapa yang ingin anda dekati lihat karekternya bila sedikit tomboy jangan terlalu kepo karna bisa membuatnya menjadi ilfil.

3. Perhatian
menjadi pria idaman wanita.
Perempuan sangat menyukai perhatian dari seorang pria. Bahkan, perempuan diberikan perhatian dengan kata-kata bahwa “saya tidak senang jika kamu pergi dengan pria lain selain saya atau pujian untuk wanita” sudah cukup membuat wanita merasa diperhatikan Atau memberikan hadiah lucu akan membuat dia pun merasa sangat amat diperhatikan. 
 

4. Kedermawanan adalah
foto pria idaman wanita
Cara lain seorang pria membuat wanita tertarik padanya dengan sikap dermawan. Para Perempuan cantik tentu akan mudah didapat. Kedermawanan pria terhadap orang lain yang kurang beruntung dapat dijadikan daya tarik tersendiri yang cukup besar.

5. Pintar bercinta
adalah karakter pria idaman
Tidak hanay pria, wanita pun suka dengan aktivitas percintaan. Wanita merasa ketergantungan dengan pria yang jago pada urusan percintaan, yang membuat mereka melayang dengan pria yg baik ini.

6. Romansa salah satu type
laki laki idaman wanita
Tak seorang pun yang mau berada di dalam hubungan hambar hanya dengan ada di sisi seseorang yang di cintainya (walau ada wanita yang murni mencintai hanya karna cinta). Wanita pun butuh keintiman dan konektivitas.

7. Dominasi
laki laki idaman
Perasaan nyaman dan aman akan dirasakannya jika pasangannya dapat dipercaya dan cukup kokoh untuk disandari. Tak disadari, wanita ternyata mempunyai ketertarikan pada pria yang sedikit dominan. Wanita akan tertarik kepada pria yang tahu dengan apa yang diinginkannya dan tak ragu untuk mengejarnya. Tetapi, tentu dominasi yang PolaHidup.Com maksud bukan tipe yang asertif serta membuat wanita merasa terintimidasi serta tak nyaman.
8. Berkelas disaat lelaki mencari wanita
Ternyata, seorang perempuan tertarik kepada pria yang mempunyai nilai berkelas dalam kultural, film, musik, seni, etiket serta makanan.

9. Selera Humor laki-laki sejati

Humor yang senada merupakan salah satu hal dalam sebuah hubungan. Humor adalah kunci untuk menarik perhatian perempuan dan memperbaiki kesalahan. Saran yang diutarakan pada web atau blog ini kepada para pria adalah dengan menjaga humor yang pedas, sedikit sombong, serta menarik.

Sabtu, 02 Desember 2017

Etika menjenguk orang sakit dalam Islam


Etika menjenguk orang sakit dalam Islam
Pertama etika untuk orang yang menjenguk sakit islam:
1. Sebaiknya tidak lama dalam berkunjung, mencari waktu yang sangat tepat untuk berkunjung dan hendaknya tidak menyusahkan orang yang dikunjungi, bahkan berupaya untuk membahagiakannya.

2. Adab Menjenguk orang sakit selanjutnya adalah Sebaiknya mendekat kepada si sakit, menanyakan keadaannya dan penyakit yang dirasakan, seperti mengatakan: “Bagaimana yang kamu rasakan keadaanmu?”. Sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah SAW, sebaiknya gunakan bahasa daerah masing-masing dengan bahasa yang halus dan sopan (intinya menanyakan keadaan).

3. Mendo`akan agar cepat sembuh, dibelaskasihi oleh Allah, diselamatkan-Nya dan disehatkan-Nya. Ibnu Abbas RA meriwayatkan Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam (SAW) jika beliau menjenguk orang sedang sakit, dia mengucapkan/mengatakan: “Tidak apa-apa. Sehat (bersih/ sembuh) insya Allah”. (H. Rowhu. Al-Bukhari).

4. Mengusap orang sakit dengan tangan kanannya sambil membaca doa menjenguk orang sakit: “Hilangkanlah penyakit (kesengsaraannya) wahai Tuhan bagi umat manusia, sembuhkanlah karna  Engkau Maha Penyembuh, tiada (tidak ada) kesembuhan kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit (tidak ada efeksamping)”

5. Mengingatkan orang sakit agar selalu bersabar terhadap taqdir Allah serta jangan mengatakan “tidak akan sembuh” dan sebaiknya tidak mengharapkan kematian sekalipun penyakitnya sudah sangat kronis.

6. Mentalkinkan kalimat Syahadat jika ajalnya akan segera tiba lalu memejamkan kedua matanya seta mendo`akannya. Rasulullah telah bersabda / Berkata: “Talkinlah orang yang akan meninggal di antara kamu (engkau) “La ilaha illallah”. (HR. Muslim).
Kedua adab untuk orang yang sedang sakit:
1. Sebaiknya segera bertobat atas segala dosa yang pernah dilakukan dan bersungguh-sungguh dalam beramal shalih.

2. Selalu Berbaik sangka terhadap Allah atas apa yang telah diberikan-Nya kepada kita.

3. Sebaiknya cepat meminta kehalalan/keridhoan atas apa yang telah dilakukan, segera menunaikan segala kewajibah, janji dan hutang. Dan menyampaikan amanat kepada orang yang berhak menerimanya.

4. Memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an serta beristighfar kepada Allah.

5. Mengharap pahala dari Allah atas musibah atau penyakit yang sedang dideritanya, karena dengan demikian dia pasti akan diberi pahala oleh pencipta. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam (SAW) bersabda: “Apa saja (Apa pun) yang menimpa orang mu’min baik berupa kesedihan, kesusahan, keletihan serta penyakit, hingga duri yang menusuk-nya, melainkan Allah meninggikan satu derajat baginya serta mengampuni kesalahannya”.

6. Selalu berserah diri serta bertawakkal pada Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) dan berkeyakinan bahwa kesembuhan itu semua datang dari Allah, dengan tidak melupakan dan meninggalkan usaha- usaha syar`i untuk kesembuhan.

Semoga tulisan PolaHidup.Com Kali ini membuta umat ini menjadi satu dan terjalinnya hubungan silaturahmi diantara umat. Kunjui siapa pun orang yang sedang sakit baik itu orang muslim atau non muslim.

Etika dan Tata Cara Makan Rasulullah yang baik

Tulisan kali ini PolaHidup.com akan membuat artikel yang berkenaan tata cara makan Rasulullah banyak dari umatnya yang mengatakan cinta padanya tetapi tidak mengamalkan apa yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW jadi mana bukti cinta mu. Semoga kita semua dapat mengamalkan cara makan nabi secara berkala. Karna cara makan yang baik dan benar adalah mengikuti  cara makan rasul.
Tata cara makan rosullulah yang baik
 
Makan adalah kegiatan sehari-hari dengan cara memasukkan makanan atau sejenisnya kedalam mulut untuk memberikan nutrisi bagi seluruh makhluk hidup dan memberikan energi untuk berkembang, bertumbuh serta bergerak. Makanan adalah bahan yang biasanya berasal dari hewan-hewanan atau tumbuh-tumbuhan, dan dimakan oleh seluruh makhluk hidup untuk memberikan nutrisi dan tenaga.

Etika, Adab, Etika dan Tata Cara Makan Rasulullah yang baik dan cocok untuk di terapkan didalam kehidupan seluruh umat manusia baik itu orang islam maupun orang non-islam karna agama islam untuk alam bukan untuk perorangan atau golongan. Tetapi jika seseorang non muslim yang menerapkan etika Rasulullah maka dia mendapatkan kebaikannya hanya di dunia sedangkan orang muslim mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat:

1.     Bersyukur kepada Allah atas makanan yang diberika dengan cara makan sehat.
2.     Tidak memakan makanan yang haram.
3.     Memakan makanan yang halal lagi baik dan dari pekerjaan yang baik pula
4.     Tidak mengharamkan makanan yang halal
5.     Memulai makanan dengan membaca bismillah
6.     Makan tanpa bismillah disukai oleh syetan
7.     Membaca doa ketika makanan dihidangkan
8.     Membaca doa sebelum dan sesudah makan
9.     Makan menggunakan tangan kanan
10.  Jangan makan terlalu kenyang karna itu ikuti pola makan Rasul
11.   Makan dengan berjama’ah
12.   Mengambil makanan yang terjatuh
13. Mendahulukan memberi makan kepada orang yang berada disebelah kanan walaupun anak kecil.
14.   Jangan mencela/ menghina makanan
15.   Hargai pembantu karna dia telah menghidangkan makanan
16.   Memperhatikan tetangga yang miskin
17.   Makan menggunakan supra
18.   Mencuci tangan sebelum makan
19.   Mengambil air wudhu dan mencuci tangan ketika junub atau keluar air mani.
20.   Menyegerakan makan setelah hidangan disajikan
21.   Tidak mengambil makanan lebih dari satu atau mengambil makanan berlebihan
22.   Makan menggunakan 3 jari
23. Tidak memium makanan dan minumam. Karna ketika kita menium makanan atau minumak maka udara yang kita keluarkan CO2 dapat memberikan penyakit bagi yang memakannya dan meminumnya. Cara membuat makan menjadi dingin cukup di kipas atau tunggu sampai dingin dengan sendirinya
24.   Menyantap makanan sesudah makanan dingin.
Maksudnya tidak memakan ketika makanan masih panas tetapi tunggula makanan menjadi dingin, maksud dingin bukan meminum air es yang telalu dingin tetapi makan yang tidak terlalu panas terlalu dingin. Dan sebaiknya kita menunggu makanan menjadi dingin dengan sendirinya ini adalah Cara membuat makan menjadi dingin yang terbai, kita harus sabar..
25.   Tidak makan dan minum sambil berdiri kecuali air zamzam.
Hadits yang melarang makan serta minum sambil berdiri: Dari Anas radhiyallahu ‘anhu (RA), beliau mengatakan bahwa Nabi Muhammad shallallahu‘alaihi wa sallam (SAW) melarang sambil minum berdiri. (HR. Muslim No 2024 dan Ahmad No 11775 dan Lain-lain)
26. duduk seperti yang duduknya Rasulullah.

Etika duduk Rosullulah,ketika makan ,muslim harus tau

ETIKA DUDUK RASULULLAH KETIKA MAKAN UNTUK HIDUP MUSLIM
Cara duduk Rasulullah ketika makanadab makan cara Rasulullah mungkin sebagian orang sudah mengetahui bagaimana caranya dan sebagian yang lain belum menggetahui tetapi saya sendiri telah mengetahi cara duduk yang baik dan benar ketika akan makan sudah sejak saya kecil. Tetapi kebanyakan masyarakan kita mengatakan duduknya tidak sopan kurang beretika dan lain sebagainya.
Dibalik ucapan mereka semua, duduk dengan cara Rasulullah ini sangat baik untuk utuk kesehatan terutama kesehatan lambung/ perut. Dan cara duduk Rasulullah berbeda dengan cara duduk yang baik saat menggunakan komputer atau cara duduk yang baik di depan komputer.
Perbedaan ini bukan merarti mengatakan bahwa apa yang kita ketahui tentang cara duduk yang benar saat menggunakan komputer atau cara duduk didepan komputer yang benar itu salah.
Akan tetapi waktu dan tempatnya yang berbeda mungkin itu semua cara duduk di depan komputer, meja belajar adalah cara yg baik. Tetapi cara duduk rasulullah ketika makan pun adalah cara yg baik ketika kita makan. Intinya gunakan sesuatu tips / trik atau cara pada tempat dan waktunya.
Cara duduk sunnah ini ada dua macam dalam penerapanya, yaitu: duduk jongkok dan duduk melipatkan kaki kanan serta menduduki kaki kiri (jadi kaki kanan kita menyangga lambung) kegunaannya  agar ketika makan kita tidak makan terlalu kenyang karna akan membuat lambung tidak kua menyangga makanan yang dimakan walau sifat dari lambung adalah elastis berapapun di isi lambung tetap bisa menampung apa yang kita makan. Seperti didalam hadits-nya baginda Rasulullah SAW dibawah ini tentang tata cara duduk dan adab makan dalam islam:
عَنْ عَلِيٍّ بْنِ الأَقْمَرَ، سَمِعْتُ أَباَ جُحَيْفَةَ يَقُوْلُ، قَالَ رَسُوْلُ الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لاَ آكُلُ مُتَّكِئاً –رواه البخاري-
Dari ‘Ali Bin (anak dari) al-Aqmar RA. Aku mendengar Abu Juhaifah berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW): -Aku tidak pernah makan sambil bersandar- -Hadits diriwayatkan oleh (Bukhari)  3: 294)
Maksud hadis diatas tentang adab makan cara Rasulullah, yang dijelaskan didalam kitab “Fathul al-Bari 9: 542” yang penjelasannya menerangkan tentang adab makan dan minum:
قِيْلَ: الإتِّكَاءُ أنْ يَتَمَكَّنُ فِي الجُلُوْسِ لِلأكْلِ عَليَ أَيِّ صِفَةٍ كَانَ فَالْمُسْتَحَبُ فِي صِفَةِ الجُلُوْسِ لِلآكِلِ أَنْ يَكُوْنَ جَاثِياً عَلَي رُكْبَتَيْهِ وَ ظَهْرِ قَدَمَيْهِ أوْ يَنْصِبَ الرِّجْلَ اليُمْنَ وَ يَجْلِسَ عَليَ اليُسْرَي –فتح الباري 9 : 542-
Maksudnya: yang di katakana AL-ITTIKAU - مُتَّكِئاً adalah posisi duduk dengan posisi duduk yang bagaimana saja, maka sifat  atau adab duduk yang disunnahkan bagi orang yang makan yaitu dengan berlutut atau mengangkat kaki kanan dan menduduki kaki kiri (Fathul al-Bari, 9 : 542)
Jadi adab makan dan minum dalam islam atau adab makan dan minum dalam agama islam ada dua cara duduk: berlutut (jongkok) atau melipat kaki kanan dan menduduki kaki kiri itulah contoh adab makan dan minum yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya semuanya. Semoga kita mampu mengamalkan dan menyampaika. Amin.
Selayaknya kita pengikut Rasulullah untuk mengamalkan apa yang perintahkan oleh Rasulullah tentang adab makan dan minum dalam agama islam karna kita tidak mengetahui secara pasti apa yang terkandung dari apa yang telah di contoh-kannya. Karna pasti ada hikmah yang belum diketahui oleh manusia.

Hadits Tentang Adab, Cara dan Etika Di Dalam Masjid

Hadits Tentang Adab, Cara dan Etika Di Dalam Masjid
Masjid adalah Baitullah (Rumah Allah). Secara harfiah (makna aslinya) kata Masjid berarti suatu tempat untuk sujud/ Tempat untuk merendahkan diri ke hadapan sang pencipta. Seorang muslim ketika ingin masuk ke dalam masjid hendaklah dibarengi dengan niat hanya untuk berbakti kepada Allah SWT. Sebagaimana manusia masuk ke dalam rumah orang lain terdapat etika, maka sebaiknya seseorang ketika masuk ke rumah Allah SWT pun harus mengetahui adab-adabnya, pedoman serta tata tertibnya. Di bawah ini pedoman serta tata tertib, bagaimana masuk dan keluar mesjid dan bagaimana Adab tinggal di masjid.

Allah SWT berfirman: ”Hanyalah yang memakrnurkan mesjid- mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan di hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (di dalam Q.S. at-Taubah: 18)
Allah SWT berfirman dalam surat at-Taubah Ayat 108: Sesungguhnya Masjid yang didirikan atas dasar taqwa (maksudnya masjid Qubah) sejak hari pertama lebih patut engkau shalat di dalam nya. Di-dalam-nya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyenangi/Menyukai orang-orang yang bersih (Qur’an: di dalam surat At-Taubah Ayat ke-108)
Allah SWT berfirman: "Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu kepunyaan Allah. Maka janganlah engkau menyembah seseorang pun di-dalamnya disamping (menyembah) Allah." (Q.S. al-Iin: 108)

KETERANGAN:
Bisa disimpulkan dari pemaparan ayat-ayat di atas bahwa:
1. Orang yang beriman kepada Allah dan haxi Akhir pasti akan memakmurkan mesjid.
2. Mesjid itu dibangun untuk meningkatkan ketaqwaan seseorang.
3. Penghuni mesjid adalah orang-orang yang berhati suci, semata-mata untuk mengabdi kepada Allah.
4. Mesjid itu milik Allah, maka tidak boleh didalamnya berlaku syirik kepada-Nya.

HADITS-HADITS:
1. Lakukanlah shalat Tahiyyat al-Masjid:
Dari Abi Qatadah r.a, berkata; Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang diantara kamu masuk mesjid, maka janganlah duduk sebelum dia shalat 2 raka’at." (Bukhari Muslim)
Keterangan: Tahyat ul-Masjid dilakukan ketika masuk masjid kecuali di dalam 3 waktu yang di-larang:
1. Ketika menjelang terbit matahari.
2.Ketika menjelang terbenam matahari.
3. Ketika matahari berada di tengah-tengah langit, kecuali hari jum'at.
2. Mempersiapkan mental ketika masuk mesjid:
Dari Hudzifah r.a, berkata; Rasulullah SAW berkata: “Allah telah (sudah) memberi wahyu kepadaku: Wahai saudara para rasul, wahai saudara para pemberi peringatan! beriah peringatan kaumm supaya mereka tidak memasuki suatu rumah (masjid) dari beberapa masjid-Ku kecuali dengan hati yg bersih, lidah yg jujur, tangan yg bersih, dan kemaluan yg suci. Dan janganlah kalian memasuki rumah Ku sementara masih terdapat tindakan kezaliman diantara sesama, maka akulah pela’natnya selama dia berdiri dihadapan-Ku untuk shalat hingga dia mengembalikan hak yang dizalimi kepada yang berhaknya, jika dia melakukan hal itu, maka Akulah yang menjadi telinga dan menjadi matanya dan dia berada diantara para kekasih-Ku dan tamu terhormat-Ku dan dia hidup bertetangga dengan-Ku bersama para Nabi, bersama orang-orang yang beriman dan bersama para syuhada di dalam surga." (H.R. Abu Nu'aim)
3. Tidak boleh mengumumkan barang yang hilang
Dan dari Abu Hurairah ra, berkata: Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang mendengar orang yang mencari barang yang hilang di masjid, hendaklah ia berkata: Mudah-mudahan Allah tidak mengembalikan barang itu kepadanya, karena mesjid itu tidak dibangum untuk keperluan  (H.R. Muslim)
4. Tidak boleh melakukan transaksi jual beli di masjid
Dan darinya (Abu Hurairah) ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda; “Apabila kalian melihat orang berjual beli di masjid, katakanlah kepadanya: Semoga Allah tidak memberikan keuntungan dalam perdaganganmu.” (H.R Nasi’i)
5. Tidak: boleh mengumumkan barang hilang di mesjid.
Dari 'Amr bin Syu'aib dari bapaknya dari kakeknya, Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang jual beli didalam masjid, melarang (mengumumkan) untuk mencari barang yang hilang, melarang untuk menyuarakan sya'ir clan dilarang duduk ber-
lingkar (mengadakan pengajian) sebelum shalat hari jum'at. (Abu Daud)
6. Jagalah kebersihan masjid
Dari Anas ra, berkata; Rasulullah SAW bersabda: "Meludah didalam masjid merupakan satu kesalahan dan dendanya itu yaitu membuangnya/menanamnya.” (Bukhari dan Muslim)
Dan dari Anas ra, berkata: Rasulullah SAW bersabda: ”Akan ditunjukkan kepadaku pahala-pahala ummatku sampai sampah yang dikeluarkan oleh seseorang dari mesjid." (H.R. Abu Daud)
7. Tertibkan shaf shalat
Dan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi SAW bersabda: “Hendaklah orang-orang dewasa dan yang berakal diantara kalian mengikutiku kemudian orang-orang yang berikutnya, kemudian orang-orang yang berikutnya dan jauhilah kegaduhan-kegaduhan pasar (jangan ribut dalam mesjid).” (H.R. Muslim)
Dari 'Abdurrahman bin Ghanam, dia berkata: Abu Malik al-Asy’ari berkata: Maukah aku ceritakan tentang shalat Nabi SAW? Dia berkata: Maka beliau mendirikan shalat, maka beliau membuat shaf laki-laki dewasa (di depan) kemudian anak-anak di belakang mereka kemudian beliau shalat bersama mereka. (H.R. Abu Daud)
Dan dari Abu Hurairah ra, berkata; Rasulullah SAW bersabda: Sebaik-baik shaf laki-laki itu adalah shaf yang pertama dan sejelek-jeleknya adalah shaf yang terakhir. Sedangkan sebaik-baik shaf wanita adalah yang terakhir dan sejelek-jeleknya adalah shaf yang pertama (H.R. Muslim)
8. Tidak boleh duduk termenung (memeluk lutut) ketika mendengarkan khutbah jum'at
Dari Mu'adz bin Anas al-Iuhani ra, sesungguhnya Nabi SAW telah melarang duduk mendengkap lutut ke perut pada hari jum'at sedang imam berkhutbah. (H.R. Abu Daud)
9. Hindarilah makan yang bau busuk jika mau masuk ke masjid
Dari Ibnu Umar ra, sesungguhnya Nabi SAW bersabda: Barang siapa yang memakan dari tumbuhan ini, yaitu bawang putih, maka janganlah ia sekali-kali mendekati masjid kami." (H.R. Bukhari Muslim)
10. Keutamaan orang yang jaraknya jauh ke masjid
Dari Abu Musa ra, berkata; Rasulullah SAW bersabda: “SesungguhnyaQxlmya manusia yang paling besar pahala shalatnya ialah yang paling jauh jarak perjalanannya, dan orang yang menantikan shalat untuk shalat berjama'ah dengan imam lebih besar pahalanya dari orang yang shalat sendiri kemudian tidur." (H.R.
Bukhari)
11. Do’a masuk masjid dan keluar masjid
Dari Abi Usaid berkata; telah bersabda Rasulullah SAW: ”Apabila salah seorang dari kamu memasuki masjid maka hendaklah dia berdoa; ALLAHUMMA IFTAH LANA ABWABA RAHMATIKA, (Ya Allah! Bukalah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu), dan apabila keluar berddalah; ALLAHUMMA INNi AS‘ALUKA MIN FADHLIKA, (Ya AlIah! Sesungguhnya aku mohon karunia-Mu)".(Muslim)
12. Jangan melewati/ berjalan di depan orang yang sedang shalat
Dari Sabrah bin Ma'bad al-Juhani ra, berkata; Rasulullah SAW bersabda: Hendaklah pakai pembatas (sutrah) salah seorang dari kau dalam shalatnya walaupun dengan anak panah." (H.R. Hakim)
Dan dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Apabila salah seorang diantara kamu shalat maka hendaklah dia menyimpan sesuatu dihadapannya, jika tidak ada juga maka tancapkanlah tongkat, jika tidak ada pula maka hendaklah dia membuat garis, setelah itu tidak akan merusak shalatnya siapa saja yang berlalu di hadapan-nya.” (Ahmad)
Dan dari Abi Sa’id al-Khudriy ra, berkata; Rasulullah (Muhammad) SAW bersabda: ”Apabila salah seorang diantarakalian semua shalat dengan menghadap sesuatu yang menghalanginya dari manusia, lalu ada seseorang yang hendak melalu dihadapannya, cegahlah orang itu, jika dia menolak, perangilah (pukullah) dia, karena dia tidak lain hanyalah syetan (H.R. Bukhari Muslim)

Dari Abu Iuhaim bin al-Harits r.a, berkata; Rasulullah SAW bersabda: Kalaulah orang yang berlalu dihadapan orang yang shalat tahu dosa yang akan menimpanya, pasti dia berdiri empat puluh hari lebih baik baginya dari pada melintas (berlalu) dihadapat orang yang shalat itu (H.R. Bukhari Muslim)

Kamis, 30 November 2017

7 Tips Suami Istri Harmonis sampai tua

7 Tips Suami Istri Harmonis sampai tua
Menjaga keutuhan sebuah pernikahan bukan semudah membalik telapak tangan, banyak hal-hal yang dilalui. Menjaga keharmonisan dalam rumah tangga dapat terwujud jika pasangan suami istri saling mengerti satu sama lain. Berikut  PolaHidup.Com memberikan cara, kiat dan tips menjaga keharmonisan rumah tangga untuk saudara-saudara sekalian:
1. Saling mengenal serta memahami adalah tips membina rumah tangga bagian pertama.
Perbedaan lingkungan juga kondisi tempat suami maupun istri tumbuh berpengaruh pada pembentukan ragam selera, perilaku, serta sikap yang berlainan pada setiap pihak dari yang lain. Hal itu adalah kewajiban bagi pasutri untuk memahami keadaan seperti ini serta berusaha mengetahui dan mengenal pihak lain (pasangan hidupnya) agar bisa membina keluarga harmonis dalam kebersamaan hingga akhir hayat. 
 
2. Perasaan timbal-balik tips kedua dalam membina rumah tangga yang harmonis
Suami & istri merupakan partner dalam kehidupan yang direkat dalam tali pernikahan, Ikatan suci yang mempertemukannya. Keduanya harus berbagi suka maupun duka, membagi kesedihan dan perasaan kegembiraan. Keduanya harus saling mendukung untuk menggapai cita-cita bersama hingga terwujutnya apa yang diinginkan. Untuk memupuk kasih sayang, suami membutuhkan cinta dari istri dan istri juga membutuhkan cinta yang tulus dari suami.
3. Saling hormat Menghormati
Ketika suami / istri memasuki rumah, maka dia layak memproleh penghormatan serta mendapat apresiasi, sambutan dari pasangannya. Hal itu  memiliki tujuan untuk menjaga harkat serta mengangkat prestise pasutri, sampai masing-masing pasangan merasa nyaman untuk membina keluarga yang harmonis. Jadi, kewajiban pasutri untuk mendapatkan poin-poin positif yang dimiliki kekasihnya untuk digunakan sebagai pendukung agar timbul sikap saling menghormati.
4. Menyenangkan pasangan poin ke-empat dalam cara menjaga agar hubungan tetap harmonis.
Dalam kehidupan berkeluarga, bahkan kehidupan sosial secara general, jika kita berusaha mengedepankan serta mengutamakan orang lain, maka kita telah menanam benih-benih cinta serta kedekatan kepada seluruh orang.
 
Jadi , setiap pasangan suami istri disarankan senantiasa menyenangkan orang yang pasangannya masing-masing dan mendahulukan jiga mengutamakannya dan mengedepankannya dari dirinya sendiri, demi memperkokoh ikatan cinta kasih.
5. Mengatasi persoalan bersama sikap pasangan yang harmonis
Pernikahan bentuk relasi partnership atau partisipasi. Partnership berdiri di atas landasan kesamaan dalam cita-cita, sikap, tujuan, intuisi, perasaan, kolaborasi serta solidaritas dalam memecahkan setiap masalah dan persoalan. Setiap masalah akan timbul didalam kehidupan suami istri, jadi masalah harus dilihat sebagai suatu kecemasan yang kolektif.
6. Sikap qana’ah (merasa cukup)
Tanda-tanda ke-6 dalam keharmonisan cinta pasutri: sikap merasa puas dan cukup dengan yang ada (qana’ah); merasa puas maksudnya dengan prasarana hidup yang telah tersedia.
7. Saling Toleransi
Toleransi kedua belah pihak, sikap ini Sungguh sangat membahagiakan pasangan kita karna memberikan kebebasan untuk melakukan apa yang dinginkannya dtanpa mengkudetasi hak-hak asasi nya.